Selasa, 06 Agustus 2013

Dialog Jibril dan Khutbah ‘Id Nabi Muhammad


Bersumber dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, suatu ketika Nabi Muhammad SAW hendak menaiki mimbar untuk memberi khutbah Idul Fitri.Mimbar tersebut memiliki 3 tangga. Tiap kali kaki Kanjeng Nabi menaiki anak tangga, beliau mengucap kata Amin. Hingga tiga kali mengucap Amin, karena anak tangga tersebut berjumlah tiga.

Lalu duduklah Kanjeng Nabi di mimbar dimana beliau akan member khutbah Idul Fitri. Namun, sebelum Kanjeng Nabi berdiri, tiba-tiba sahabat beliau Muadz bin Jabal bertanya pada Kanjeng Nabi.
“Wahai Rosulullah, mengapa engkau selalu mengucap Amin tiap kali menaiki anak tangga.”
“Apa hikmah dibalik semua itu?” tanya Muadz.

Kemudian Kanjeng Nabi menjawab. “Ketika aku menginjakan kaki di anak tangga pertama, Jibril menghampiriku seraya berkata demikian: ‘Ya Muhammad, Allah akan memasukan umatmu yang tidak berpuasa selama Ramadhan ke dalam neraka, namun aku berdoa semoga umatmu dijauhkan dari siksa neraka’, maka aku menjawabnya Amin.”

“Kemudian ketika menaiki anak tangga yang kedua, seraya Jibril berkata demikian: ‘umatmu yang durhaka kepada kedua orang tua dan dia meninggal sebelum bertobat maka akan dimasukan ke dalam neraka, namun aku berdoa semoga umatmu dijauhkan dari neraka’, lalu aku menjawabnya Amin.

“Pada saat menaiki anak tangga ketiga, Jibril seraya berkata demikian: ‘ketika umatmu mendengar namamu Muhammad disebut, sementara ia tidak bersholawat padamu, maka Allah akan memasukannya ke dalam neraka, namun aku berdoa semoga umatmu dijauhkan dari siksa neraka’, lalu aku menjawab lagi Amin.

Hikmah dari dialog Nabi Muhammad dengan Jibril, ketika Kanjeng Nabi akan memberi khutbah Idul Fitri ini ialah, betapa besarnya rasa kecintaan Kanjeng Nabi pada umatnya. 

Betapapun banyak dari umatnya yang berdosa dan tidak mentaati perintah Allah dan Rosulnya, namun demikian tidak lah membuat Kanjeng Nabi membenci umatnya. ***

Nasyr al-'Ilm Pesantren Kesuren, berlokasi di Kampung Kesuren, Desa Ciloang, Sumur Pecung, Kota Serang, Banten. Berikhtiar mempertahankan, mendidik serta menyuarakan tradisi pesantren tradisional yang berbasis pada prinsip-prinsip Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah (Aswaja). Pesantren ini juga membuka klinik penyembuhan dari jenis penyakit fisik, metafisik atau psikis atas izin Allah SWT mengutip ayat al-Qur'an "Wanunazzilu minal Qur'an ma huwa syifaa'un warohmatun lilmu'miniin" dan "wa idza maridtu fahuwa yasyfiin". FB Fanpage: Pesantren Kesuren, Twitterland: @PKesuren, Blog: www.pesantren-kesuren.blogspot.com, Email: pesantren.kesuren@gmail.com, Kontak Personal 087783111192/ajiji atau 082112345037/ismet Untuk kebutuhan pengobatan, donasi bagi pesantren, konsultasi dan lain-lain, bisa melalui kontak personal atau datang langsung ke alamat kami.

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar