Kamis, 20 Februari 2014

Surat Cinta untuk Rosulullah


Wahai Nabi, semoga kesejahteraan tetap untukmu
Wahai Rosul, semoga kesejahteraan tetap untukmu
Wahai kekasih, semoga kesejahteraan untukmu

Juga Rahmat Allah semoga tetap tercurah untukmu
Telah terbit bulan purnama menyinari kami
Maka pudarlah karenanya purnama-purnama lain
Tiadalah pernah kami melihat perumpamaan kebagusanmu
Hanyalah engkau saja, wahai wajah yang berseri-seri
Engkaulah matahari, engkaulah purnama
Engkaulah di atas segala cahaya
Engkaulah emas murni dan yang sangat mahal
Engkaulah pelita setiap hati
Wahai kekasihku, wahai Muhammad
Wahai mempelai belahan Benua Timur dan Barat
Wahai yang dikokohkan, wahai yang dimuliakan
Wahai yang menjadi imam di dua kiblat
Siapa saja yang melihat roman wajahmu akan bahagia
Wahai yang mulia kedua orang tuanya
Teladan yang jernih dan menyejukan
Kami datangi di hari kiamat kelak
Tak pernah kami lihat seekor unta merindukan 
Berjalan menuju selain kepadamu
Awan berarak-arakan benar-benar menaungimu
Penuh orang yang memohonkan rahmat untukmu
Kepadamu kayu-kayu rintih menangis
Tunduk bersimpuh dihadapanmu
Mohon selamat, wahai kekasihku
Kehadapanmu kijang berlari
Diwaktu kalifah berkemas membawa beban
Mereka memanggilmu untuk berangkat
Aku datangi mereka dengan air mata bercucuran
Aku katakana, tunggulah aku…, wahai petunjuk
Tolong bawakan surat-suratku
Wahai Nabi yang sangat merindukan
Ke tempat nun jauh di sana
Pada petang dan pagi hari
Benar-benar berbahagialah hamba yang memperoleh kesenangan
Lenyaplah darinya segala kesedihan
Padamu wahai purnama terang
Padamu sifat-sifat kebaikan
Tak seorangpun melebihi kesucianmu
Wahai Nabi eyangnya Sayyid Husain
Dan kepadamu curahan rahmat Allah
Kekal selamanya sepanjang tahun 

1 komentar:

  1. Subhanallah
    Doa dan salam saya untuk Ustad Agus sekeluarga dan para santri sekalian.

    BalasHapus